WADITRA terbuat dari ruas-ruas bambu. Cara memainkannya digoyangkan oleh tangan. Terdapat di seluruh daerah di Jawa Barat. Di Banten angklung dimainkan dalam upacara ngaseuk (menanam benih padi di ladang). ANGKLUNG GRUBAG Di Cipining, Bogor sebagai penghormatan terhadap Dewi Sri. ANGKLUNG BUNGKO di Desa Bungko, Cirebon, dimainkan dalam upacara nadran dan sedekah bumi. ANGKLUNG BUNCIS atau angklung badud di Ujungberung, Bandung, dimainkan untuk memeriahkan acara arak-arakan khitanan. Angklung jinjing dan angklung degung sebagai hiburan. Angklung tradisional laras SALENDRO seperti di Banten terdiri atas 4 buah rumpung (ancak), masing-masing bernama: king-king (yang terkecil), inclo (angklung kedua), panempas (angklung ketiga), dan angklung terbesar disebut gonggong. Lagu-lagu yang dimainkan, a.l.: “Ayun-ayunan”, “Bibi lenjang”, “Cik arileu”, “Hiah-hiah panjang”, “Jari gandang”, “keupat reundang”, Lili liyang”, “Nganteh”, “Ngasuh”, Oray-orayan”, “Pileu-leuyan”, “Pongpok”, “Salaela”, dan “Yandi bibi”. Di Kanekes tanpa vocal, di Panamping diperbolehkan mempergunakan lirik lagu berupa SUSUALAN. Di Tasikmalaya ada yang disebut angklung séréd, semacam perlombaan angklung antara dua kelompok anak-anak. Di daerah Banten ada yang di sebut ngadu angklung. Selain sebagai hiburan, waditra tersebut biasa dipergunakan oleh orang yang minta-minta sebagai sarana pencari nafkah. Bersumber dari orang inilah, UJO NGALAGENA mengembangkan angklungnya hingga mendirikan Saung Angklung yang merupakan salah satu obyek pariwisata di Bandung. Ia mengembangkan angklung yang berlaras SALENDRO, PELOG, dan MADENDA, berbeda dengan ANGKLUNG PADAENG yang diatonis. Angklung dipergunakan dalam pertunjukan ogel. Dalam perkembangan selanjutnya, angklung sering dimainkan secara massal (biasanya oleh anak-anak sekolah) dalam rangka menyambut tamu negara, memeriahkan hari-hari nasional, dsb., tapi yang diatonis.
UNFORGETTABLE EXPERIENCE WITH FRIENDS OVERSEAS, VALUABLE KNOWLEDGE ABOUT ANGKLUNG & CULTURE
In a mission to grow the world’s angklung community through annual meeting of musicians, music educators, music students and appreciators, AWI establishes 1st AWI Summit 2010 in Bandung, June 24th – 26th 2010.
We invite you to gain unforgettable experience in this event.
Angklung Web Institute continues its quartal concert by presenting special performances as part of 1st AWI SUMMIT 2010 :
GALA CONCERT OF 1st AWI SUMMIT 2010 “Fostering the World’s Family of Angklung”
EXCLUSIVE FEATURES FROM OVERSEAS
Featuring : Insperto Arumba Orchestra & Insperto Ladies Angklung Group of Madrasah Aljuned Al Islamiyah Singapore Sari-Sari Phillipine Kulintang Group Temen AWI Angklung Orchestra Pro & Fun Pro
Saturday, June 26th 2010 Gedung Sunan Ambu Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Jalan Buah Batu Bandung 7.30 – 9.30 PM (Please come 15 minutes before the show)
Ticket : General : IDR 30.000 (*IDR 25.000) VIP : IDR 50.000 (*IDR 40.000) VVIP : IDR 100.000 (*IDR 85.000) *early bird ; before June 15th 2010
Contact Person : Riga (022 84460062) Anti (0818624240)
Ticket Box : AWI OFFICE Braga City Walk lt. II FII-07 K (front of Braga21 Cinema) Jalan Braga no. 99 – 101 Bandung
SD Paskalis Jakarta Pusat play the tradional music Indonesia call Angklung, SD Paskalis try to resisted Indonesian tradional music, was claimed by other country.
Jakarta ( VOI - News ) - Upaya mempromosikan kebudayaan Indonesia ke dunia internasional bukan hanya tugas pemerintah semata, namun juga tanggung jawab semua elemen bangsa. Untuk itu, partisipasi masyarakat sangat diharapkan dalam mensukseskan program pemerintah khususnya dalam memperkenalkan kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia.
Pada tanggal 17 Maret 2009, KBRI Tokyo bersama dengan Sekolah Republik Indonesia Tokyo (SRIT) melakukan kunjungan persahabatan ke sekolah dasar “Kagomachi”, Tokyo.
Angklung Web Institute (AWI) saat ini telah membentuk media sharing musik angklung melalui program latihan yang saat ini telah berjalan secara rutin setiap hari Rabu dan Sabtu jam 15.00-17.00 untuk latihan tim angklung pro (Temen AWI Angklung Orchestra Pro) serta tiap Minggu jam 14.00-15.00 untuk tim pemula (Temen AWI Fun). Sedangkan latihan tim arumba INSPERTO AWI Arumba Orchestra setiap Rabu dan Sabtu 17.00-19.00.
Tempat latihan di Lantai 2 Braga City Walk (BCW) Jl. Braga Bandung, melalui kerjasama antara Angklung Web Institute (AWI) dengan Management Braga City Walk Bandung. Tujuan dari pembentukan program ini adalah sebagai media sharing pengetahuan musik angklung di antara sesama peserta, penyaluran hobby di waktu senggang serta pengembangan kemampuan pribadi maupun tim melalui rencana pementasan dalam waktu dekat baik di dalam maupun di luar negeri.
Sehubungan dengan hal tersebut AWI mengundang individu yang masih ingin berpartisipasi / bergabung dalam latihan tim angklung / arumba ini untuk langsung hadir pada waktu kegiatan latihan (tidak dipungut biaya dan tidak mengikat), dan bagi yang berminat dan/atau memerlukan info lebih lanjut dipersilahkan mengirimkan email kepada .
Selanjutnya apabila memerlukan jasa pelatih, lagu angklung, sarana latihan angklung secara gratis serta asistensi tim angklung, AWI menyediakan sarana, pelatih serta jasa asistensi (Temen AWI Assisstance) untuk latihan secara gratis di Braga City Walk (Berjangka waktu), dan untuk informasi detailnya dapat melalui email atau menghubungi AWI OFFICE Braga City Walk (BCW) Jl. Braga No 99 Lantai II (depan bioskop 21) setiap hari kerja, telepon 022 8446 0062 (juga untuk fax) atau 022 9275 8500 (juga untuk SMS).
Yayasan Bianglala akan menggelar "Festival Angklung Bianglala Ke-4" antarsiswa SD dan SMP se-Jawa Barat, 4 Juni 2009. Festival bertempat di Teater Tertutup Taman Budaya Jabar (Dago Tea House) Kota Bandung. Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi telf. 022-2002031/2 (Eva/Heni).***
Sentimen kebangsaan selalu membutuhkan serentetan ikon budaya kongkret. Banyak orang Indonesia yang khawatir bahkan bersikap reaktif terhadap tangkasnya negara tetangga kita Malaysia yang mengakui angklung, batik, reog sebagai kesenian nasional mereka. Kekhawatiran ini mengarah pada harapan bahwa negara harus kongkret melindungi kesenian khas bangsa Indonesia untuk kepentingan identitas nasional. Intinya, jika ingin mengangkat properti budaya yang khas menjadi identitas yang representatif bagi bangsa, maka syarat utamanya adalah properti tersebut harus terlibat dalam kesejarahan bangsa untuk memenuhi visi otoritas ke masa lalu, sekaligus juga populer dalam imajinasi kolektif pada waktu sekarang untuk visi masa depan. Bangsa-bangsa modern yang tangguh setia mempertahankan prinsip ini untuk lestari. Angklung adalah elemen budaya yang terlibat dalam dua gaya tarik tradisional-modern sehingga menarik diisyukan sebagai ikon bangsa yang potensial dan kongkret.
LONDON--MI: Penampilan musik angklung interaktif yang dipandu Ika Widianingsih dari Saung angklung Mang Ujo mendapat sambutan meriah dari undangan acara "Indonesia Gala Dinner" di gedung Great Hall, Central Hall Westminster, London, Kamis malam.
BANDUNG--MI: Optimalisasi peran angklung sebagai media pendidikan untuk membentuk karakter bangsa yang berbudaya menjadi perhatian utama Saung Angklung Udjo (SAU).
JAKARTA, KOMPAS.com--Ratusan sekolah dasar di Singapura dan Malaysia memiliki dan mempelajari alat musik tradisional asal Indonesia yakni, angklung dan gamelan.