|
 |
| |
| 2012年 May 19日 Saturday |
Mail to AWI: service@angklung-web-institute.com |
|
|
Who's Online |
|
96 人のゲスト がオンラインです。 |
|
AWI Members |
 | 1815 registered |
 | 0 today |  | 3 this week |  | 158 this month |  | Last: sansansajidan | |
|
AWI WebStat |
登録メンバー数: 1817
登録記事数: 710
登録WebLink数: 7
|
|
|
|
|
THE WINNER OF THE TEN MINUTES |
|
|
|
投稿者 YUSRANI SALMAN AWI
|
|
2004年 October 14日 Thursday |
|
Sepuluh menit pertama bagi seorang pelatih angklung adalah saat-saat
yang paling krusial. Sepuluh menit pertama inilah yang akan menentukan
lancar tidaknya prosesi latihan angklung selanjutnya. Tantangan bagi
seorang pelatih adalah bagaimana untuk membentuk image dan wibawa di
hadapan grup yang akan dilatihnya. Image dan wibawa adalah ‘branding’.
Branding yang akan menaikkan ‘nilai’ jual pelatih atau malah menurunkan
‘daya tawar’ pelatih.
Oleh karena itu seorang pelatih angklung harus
benar-benar mempersiapkan ‘produk’ yang akan ditawarkannya agar bisa
laku. Maka, diperlukan persiapan yang matang dan terencana dengan baik.
Persipan-persiapan sebelum latihan dan strategi-srategi yang akan
diterapkan selama melatih angklung. Maka pelatih harus tahu dahulu apa
yang harus dipersiapkan untuk memulai latihan yang efektif.
Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pelatih dalam mempersiapkan pertempuran di sepuluh menit pertama diantaranya adalah :
1. Modal Pelatih.
Modal pelatih ada tiga. Percaya diri, penguasaan lagu dan penguasaan massa. Ketiga hal ini penting untuk dimiliki.
2. Menetapkan tujuan latihan.
Hal ini sangat penting, karena akan menentukan strategi latihan.
Dalam menentukan tujuan latihan, seorang pelatih harus bisa bersikap
terbuka dan tidak terpaku pada rencana awal. Hal ini penting karena
seringkali suasana latihan tidak mendukung rencana yang telah dibuat.
Pelatih harus bisa mempersiapkan diri terhadap berbagai kemungkinan
yang bisa mengganggu renacana latihan. Misalnya, jumlah pemain yang
hadir sangat sedikit, atau lebih banyak dari perkiraan
3. Waktu latihan efektif.
Yaitu waktu yang benar-benar terpakai untuk mempelajari lagu.
Tidak termasuk di dalamnya waktu untuk mempersiapkan partitur,
distribusi, pembagian angklung dan tata letaknya.
Yang perlu diperhatikan adalah bahwa ketika merencanakan waktu untuk
mulai latihan, maka waktu itu adalah waktu memulai latihan efektif.
Contohnya, kita sepakat untuk memulai latihan jam 1 siang, maka jam 1
adalah waktu efektif memulai latihan. Jangan karena mempersipkan
partitut, pembagian angklung dan lain-lain menjadikan latihan efektif
dimulai jam 1.30. Sebuah kerugian yang sangat besar. Bagi pelatih dan
bagi proses latihan.
Mengapa waktu efektif ini begitu penting? Karena seorang pemain
angklung datang tepat waktu pada waktu yang telah disepakati bersama,
‘mindset’nya adalah waktu latihan efektif. Ketika waktu latihan efektif
‘molor’ atau mundur akibat persiapan yang lain-lain, maka image yang
terbentuk untuk pelatih adalah ‘ngaret’ atau ‘not punctual’. Ketika
image itu terbentuk, maka itu adalah sebuah kekalahan bagi pelatih.
Produknya tidak laku.
Maka, Persipkanlah segala penunjang latihan sebelum waktu efektif
latihan efektif. Jika ini terlaksana, maka pelatih memenangkan 1 daerah
dalam pertempuran sepuluh menit pertama ini. Branding yang didapat :
‘Punctual’.
4. Awareness pemain angklung.
Sangat penting bagi pelatih untuk menguasai ‘floor’ latihan. Ketika
memulai latihan, maka pengusa tunggal dalam latihan adalah pelatih.
Semua instruksi datang dari pelatih, tidak boleh ada yang memberi
perintah selain pelatih. Ketika ada kekuatan lain selain pelatih dalam
pemberian instruksi, maka akan menimbulkan dualisme kepemimpinan. Hal
ini dapat menurunkan wibawa pelatih dan menimbulkan kebingungan para
pemain. Maka akan sulit untuk mencapai tujuan latihan. Untuk menjadi
jenderal lapangan ini, maka pelatih harus mendapatkan ‘total awareness’
dari pemain. Oleh karena itu pelatih harus memiliki strategi khusus
untuk mendapatkan ‘total awareness’ para pemain angklung di sepuluh
menit pertama latihan.
Only AWI Member can write comments. Please login or register. Powered by AkoComment 2.0! |
|
|
|
|
|
| AWI: Angklung Web Institute © 2007
center of knowledge and competence of angklung
service@angklung-web-institute.com
|
|
|