|
 |
| |
| Wednesday, 08 September 2010 |
Mail to AWI: service@angklung-web-institute.com |
|
|
Who's Online |
|
Ada 38 Tamu Online |
|
AWI Members |
 | 1223 terdaftar |
 | 0 hari ini |  | 0 minggu ini |  | 101 bulan ini |  | Terbaru: ashrialiefah | |
|
AWI WebStat |
Anggota: 1225
Berita: 705
WebLinks: 7
|
|
|
|
|
PAGELARAN ANGKLUNG CHERRY BLOSSOM DI WASHINGTON DC (The Voice of Indonesia, 2 April 2009) |
|
|
|
Ditulis Oleh: Folda
|
|
Thursday, 02 April 2009 |
|
Jakarta ( VOI - News ) - Upaya mempromosikan kebudayaan Indonesia ke dunia internasional bukan hanya tugas pemerintah semata, namun juga tanggung jawab semua elemen bangsa. Untuk itu, partisipasi masyarakat sangat diharapkan dalam mensukseskan program pemerintah khususnya dalam memperkenalkan kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia.
Berkaitan dengan hal itu, masyarakat Indonesia di Washington DC, Amerika Serikat akan berpartisipasi dalam acara Cherry Blossom pada 4 April 2009 ini. Ketua Rumpun Wargi Pasundan Washington DC, ANDRI ANTONI kepada RRI/VOI mengatakan acara Cherry Blossom merupakan acara tahunan di Washington DC dalam rangka menyambut datangnya musim semi. Dalam acara tersebut beberapa perwakilan negara diundang untuk hadir mempromosikan kebudayaan masing-masing. Dikatakan, Indonesia seperti tahun-tahun sebelumnya diwakili Rumpun Wargi Pasundan, yakni sebuah ikatan kekeluargaan masyarakat Indonesia, di tahun ini akan menggelar seni Angklung di acara tersebut. "Setiap negara pada saat itu mempromosikan budaya mereka dalam parade itu, jadi ada pentas seni, semacam kebudayaan setiap negara. Indonesia itu setiap tahun selalu mempromosikan budaya. Angklung itu tahun kemarin kita, dan tahun ini juga. Tentunya melalui informasi dari Washington DC ke setiap negara tentunya jalurnya KBRI memberikan amanat ke kita untuk tampil angklung pada kesempatan ini." ANDRI ANTONI menambahkan, keikut sertaan Indonesia dalam acara Cherry Blossom ini sebagai upaya mempromosikan dan mengembangkan salah satu seni budaya Indonesia di Amerika, salah satunya seni Sunda terutama Angklung yang akhir-akhir ini sempat bias legalitas kepemilikannya. Dijelaskan, perkumpulan Rumpun Wargi Pasundan, RWP yang berdiri sejak tahun 2000 bukan hanya diperuntukkan bagi masyarakat etnis Sunda saja namun untuk seluruh masyarakat Indonesia yang tinggal di Washington DC dan sekitarnya. (Folda) Sumber : id.voi.co.id Hanya pengguna yang terdaftar yang boleh menulis komentar. Silahkan login atau daftar. Powered by AkoComment 2.0! |
|
|
|
|
| |