|
 |
| |
| 2012年 May 19日 Saturday |
Mail to AWI: service@angklung-web-institute.com |
|
|
Who's Online |
|
85 人のゲスト がオンラインです。 |
|
AWI Members |
 | 1815 registered |
 | 0 today |  | 3 this week |  | 158 this month |  | Last: sansansajidan | |
|
AWI WebStat |
登録メンバー数: 1817
登録記事数: 710
登録WebLink数: 7
|
|
|
|
|
ANGKLUNG DIATONIS : MELODI & PENGIRING |
|
|
|
投稿者 BUDI SUPARDIMAN AWI
|
|
2004年 October 14日 Thursday |
 Berdasarkan bentuk dan fungsinya, angklung diatonis terdiri atas angklung melodi dan angklung akompanyemen. Angklung melodi dibedakan antara melodi kecil dan melodi besar (bass party). Sedangkan untuk pengiring dikenal akompanyemen dan ko-akompanyemen.
Angklung Melodi
Berperan sebagai pembawa lagu pokok serta sewaktu-waktu mengisi aransemen. Angklung melodi yang biasa terdiri atas dua tabung; yang besar sebagai nada utama dan yang kecil sebagai oktaf dari nada utama untuk menguatkan bunyi. Untuk menghasilkan bunyi yang halus terkadang tabung kecil dimatikan. Nada Terendah Angklung Melodi Semula Padaeng membuat angklung dengan pedoman biola, sehingga nada terendah angklung yang dibuat adalah g. Untuk memudahkan melatih beliau menamai angklung-angklungnya dengan nomor, dimulai dari nomor 1 untuk angklung terendah. Kenyataannya masih dapat dibuat angklung yang nadanya lebih rendah. Untuk angklung-angklung tersebut Padaeng menamainya sesuai nada mutlaknya dengan pertimbangan sulit dan tidak enak jika menggunakan nomor negatif, sementara sistem penomoran telah menyebar penggunaannya, kecuali nada fis dinamai fis atau nol. Sistem Penomoran Melodi Besar & Kecil Penamaan dengan nada mutlak ternyata bermanfaat untuk aransemen dan distribusi angklung, yang kemudian disebut melodi besar, sedang yang bernomor disebut melodi kecil. Penggandaan Angklung Melodi Untuk menghasilkan bunyi yang cukup baik, terutama yang bernada rendah tabung besarnya dapat digandakan. Suaranya menjadi lebih nyaring, sehingga seorang pemain seolah-olah membunyikan dua buah angklung sekaligus. Kerugiannya beban tangan bertambah. Angklung ganda biasa digunakan dalam arumba yang dibunyikan dengan cara digantung pada rak. Topi untuk Angklung Melodi Untuk siswa taman kanak-kanak, angklung melodi diberi topi, untuk menjaga keselamatan dari tiang-tiang rangka dan memudahkan metoda latihan. Misalnya memberi gambar dan bendera. Penomoran Angklung Melodi Dewasa ini angklung melodi bermula dari nomor G hingga c3 (no.30) dan beberapa pembuat hanya sampai a2 ( no.27 ). Untuk keperluan tersebut dapat dibuat yang lebih rendah, misalnya Pa Daeng pernah membuat sampai dengan D besar. Satuan Angklung Melodi Satuan perangkat angklung disusun sesuai kebutuhan regu. Misalnya unit kecil terdiri atas dua set melodi kecil ( 0 s.d 27 ) dan 1 set melodi besar ( C s.d F ), unit sedang ditambah G s.d F dan unit besar terdiri atas 3 set melodi kecil ( 0 s.d 30 ) dan 2 set melodi besar ( G s.d F ). Setiap unit ditambah dengan beberapa akompanyemen tertentu. Pembagian tersebut cukup membantu dalam pembentukan regu baru, dan lebih baik lagi jika sesuai dengan analisa pelatih, misalnya pertimbangan usia pemain dan lagu. Cara Membunyikan Angklung Melodi Letakkan angklung pada tangan kiri dan digetarkan panjang oleh tangan kanan (kecuali kidal). Arah tangan sebaiknya menghadap ke bawah agar leluasa bagi jari untuk menekep jika perlu. Menghadapkan telapak tangan ke atas dan menggantung angklung pada lengan adalah tidak dianjurkan. Angklung Akompanyemen Akompanyemen Bertugas sebagai pengiring/pengisi ritmik berupa akor-akor yang disusun permanen (terdiri atas nada-nada yang membangun sebuah akor). Yang dewasa ini lazim dikenal adalah jenis dominan-septim dan minor tri suara. Akompanyemen Mayor Akompanyemen dominan-septim yang membangun akor mayor terdiri atas empat tabung, yang diantaranya merupakan septim dari akor tersebut, yang dapat ditengkep jika septim tersebut tidak diperlukan. Untuk kemudahan, nada septim biasanya dibuat dari tabung yang berlainan warnanya, atau diberi simbol sept (angka 7 ). Susunan Nada Akompanyemen: Nada Pokok, Akor Balikan
Dengan pertimbangan estetika susunan tabung terurut dari kecil ke besar, namun nada septim sendiri tidak selalu berada di tepi rangka. Sebaiknya tabung septim selalu diletakkan di ujung kanan agar mudah diketahui dan mudah dimatikan jika perlu, terutama untuk akompanyemen yang tergantung. Nada Pokok dari akor sebuah akompanyemen tidak selau merupakan nada terendah. Akor balikan cukup banyak, mengingat jalur akor yang diusahakan tidak menyimpang dari aturan, seperti menghindari paralel-terts, kwint, oktaf. Akor tri suara hanya terdiri atas tiga tabung. Cara Memainkan Angklung Akompanyemen Diketuk satu-satu pada bagian arsis (tekanan ringan). Atau digetarkan panjang sesuai lagu. Jika akomp dan ko-akomp dipergunakan bersama dibunyikan bersahut-sahutan. |
Written by efra on 2009-01-26 20:29:25 |
Only AWI Member can write comments. Please login or register. Powered by AkoComment 2.0! |
|
|
|
|
|
| AWI: Angklung Web Institute © 2007
center of knowledge and competence of angklung
service@angklung-web-institute.com
|
|
|