SATU PERSEN APBD BIDANG BUDPAR UNTUK ANGKLUNG (Kompas, 6 Agustus 2007)
Contributed by Yanti
Thursday, 31 January 2008
BANDUNG, KOMPAS--Sebanyak sekitar satu persen atau Rp 9 Miliar Anggaran Bidang Kebudayaan dan Pariwisata atau Budpar Indonesia digunakan untuk menyelamatkan angklung. Angklung merupakan salah satu kekayaann budaya Indonesia yang akan diajukan pemerintah Indonesia sebagai karya agung dunia. Demikian diungkapkan Sekretaris Jenderal Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Sapta Nirwanda, Senin (6/8) di Bandung, Senin (27/8).
Sapta mengatakan anggaran untuk Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia tahun ini sebesar Rp 970 miliar. Sekitar Rp 291 milyar untuk gaji pegawai, sisanya Rp 679 milyar digunakan untuk berbagai kegiatan. Dana untuk menyelamatkan angklung sekitar 1 persen dari anggaran atau Rp 9 miliar. Dana itu dibutuhkan untuk mempromosikan bahwa angklung baik dalam pertunjukan musik di tingkat nasional maupun internasional dan pendanaan penelitian untuk mengumpulkan bukti otentik sejarah angklung Indonesia. Bukti tersebut akan diajukan pada United Nation Educational, Scientific, and Cultural Organization (Unesco) agar Indonesia bisa menjadikan angklung sebagai karya agung dunia, setelah wayang dan keris diakui sebagai karya agung dunia. (ynt)