|
 |
| |
| 2013ǯ May 23Æü Thursday |
Mail to AWI: service@angklung-web-institute.com |
|
|
Who's Online |
|
33 ¿Í¤Î¥²¥¹¥È ¤¬¥ª¥ó¥é¥¤¥ó¤Ç¤¹¡£ |
|
AWI Members |
 | 3736 registered |
 | 5 today |  | 23 this week |  | 265 this month |  | Last: Staitadop | |
|
AWI WebStat |
ÅÐÏ¿¥á¥ó¥Ð¡¼¿ô: 3738
ÅÐÏ¿µ»ö¿ô: 711
ÅÐÏ¿WebLink¿ô: 7
|
|
|
|
|
KONSER ANGKLUNG (indonesianembassy.jp, 21 August 2007) |
|
|
|
Åê¹Æ¼Ô Ifah Hanifah AWI
|
|
2007ǯ August 21Æü Tuesday |
|
DALAM RANGKA 40 TAHUN BERDIRINYA ASEAN Tanggal 8 Agustus 2007 adalah tanggal bersejarah bagi terbentuknya perkumpulan masyarakat Asia Tenggara, yang kemudian dikenal menjadi Association of South East Asia Nation atau ASEAN
Terkait dengan hal itu, maka ASEAN Japan Center (AJC) bekerjasama dengan masing-masing Negara ASEAN mengadakan berbagai kegiatan, baik bersifat ilmiah (seminar) pada tanggal 6 Agustus 2007 yang juga mengundang tokoh ekonomi Indonesia, DR. Djisman Simandjuntak (CSIS) sebagai pembicara, kegiatan GALA Night berupa penampilan kesenian negara ASEAN secara terpadu, maupun pertunjukan kesenian masing-masing negara. Terkait dengan hal tersebut pada tanggal 7 Agustus 2007, bertempat di Permanent Exhibition Hall AJC telah ditampilkan kesenian Indonesia berupa pertunjukan musik angklung yang dibawakan oleh tiga warga Jepang di bawah Pimpinan Ibu Niya Takae. Sebagaimana kita maklumi bahwa sebagai langkah awal dalam promosi perdagangan dan investasi adalah pengenalan budaya dan pariwisata, sehingga Pertunjukan Kesenian Angklung tersebut diprakarsai oleh Direktur Urusan Perdagangan, ASEAN Japan Center, Mr. Takehide Teranishi, yang mengundang pula pejabat/staf KBRI Tokyo, yang diwakili antara lain oleh Kepala Bidang Perdagangan dan staf. Pada kesempatan tersebut Kepala Bidang Perdagangan menyampaikan sambutan terkait kesenian angklung dan sekaligus membuka acara konser angklung. Sebagai warisan budaya bangsa, kesenian angklung ini cukup memiliki daya jual. Hal ini terlihat dari jumlah dan sambutan pengunjung terhadap penampilan kesenian tersebut. Pihak AJC telah mengantisipasi hal itu dengan memberi kesempatan penampilan dua kali dalam sehari, yaitu jam 13.30-14.30 dan 15.00-16.00. Jumlah pengunjung melebihi tempat duduk yang disediakan, masing-masing 60 kursi dan apresiasi diberikan dengan pemberian tepuk tangan berdiri (standing ovation). Upaya AJC dan pertunjukan semacam ini perlu disemangati dan didorong terus, yang diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu langkah awal dari rantai kerjasama perdagangan dan investasi, khususnya antara Indonesia dan Jepang. |
|
|
|
|
|
| AWI: Angklung Web Institute © 2007
center of knowledge and competence of angklung
service@angklung-web-institute.com
|
|
|