|
 |
| |
| Wednesday, 07 January 2009 |
Mail to AWI: service@angklung-web-institute.com |
|
|
Who's Online |
|
Ada 20 Tamu Online |
|
AWI Members |
 | 763 terdaftar |
 | 0 hari ini |  | 4 minggu ini |  | 48 bulan ini |  | Terbaru: sk8gr8 | |
|
AWI WebStat |
Anggota: 764
Berita: 658
WebLinks: 7
|
|
|
|
|
DELEGASI KAA AKAN DIAJARI ANGKLUNG (Suara Merdeka CyberNews, 11 April 2005) |
|
|
|
Ditulis Oleh: Budi Supardiman
|
|
Monday, 11 April 2005 |
|
Bandung, CyberNews. Sekitar 300 buah angklung bakal dibagikan kepada
peserta KTT Asia Afrika yang hadir dalam peringatan ulang tahun emas
Konfrensi Asia Afrika di Bandung. Tak hanya dibawa pulang sebagai
cendera mata, sebelumnya mereka juga akan diajari cara memainkan alat
musik tradisional itu.
Permainan angklung memang menjadi salah satu menu sajian saat rombongan
dari beragam negara itu mengikuti proses kenangan bersejarah itu.
Sejumlah lagu disiapkan. Termasuk lagu-lagu etnis baik dari Afrika
maupun Asia, yang kemungkinan asal Jepang atau China. Sementara untuk
lagu “lepas” berjudul “We Are The World” yang digaungkan Stevie Wonder
dan sebagai pamungkas adalah lagu “Halo-halo Bandung.”
Panitia pusat dan daerah Senin menggelar kesiapan Peringatan 50 Tahun KAA di Kompleks Gedung Merdeka.
Untuk menyuguhkan sejumlah atraksi kesenian, dana yang dikeluarkan
mencapai Rp 500 juta. Sedikitnya 300 seniman dilibatkan dengan ragam
sajian termasuk tari khas macam Jaipongan, Tarawangsa, dan Cilempungan
dengan masa persiapan memakan waktu 3 bulan.
Sejumlah atraksi itu digelar di sejumlah titik yang menjadi
persinggahan para delegasi negara Asia-Afrika dan undangan dari negara
lainnya seperti d Hotel Homman, Lapangan Tegalega saat penanaman, dan
Gedung Pakuan saat jamuan makan siang. Sejumlah mojang geulis (gadis
cantik) ikut dikerahkan untuk menyambut kedatangan tamu negara.
Sementara untuk pengamanan perayaan, menurut koordinator pengamanan,
Kolonel M Toto, sebanyak 8 ribu personil keamanan dikerahkan. Mereka
akan mengawasi dari Ring 2 dan 3, terutama rute lintasan delegasi dan
objek utama terdekat.
Dari jumlah tersebut, adalah personil dengan kemampuan menembak andal
yang masuk jajaran anti-sniper. Yang jelas, selama perayaan, pihak
keamanan sudah mendeteksi 42 titik di wilayah Bandung yang termasuk
kategori rawan dan masuk kategori diawasi.
Soal tindakan yang akan diambil terhadap para perusuh, Toto menjelaskan
bahwa pihaknya memiliki protap termasuk tak segan-segan menembak di
tempat bagi pihak-pihak yang berniat membahayakan keamanan perayaan.
“Kita kita lihat kondisi di lapangan sebelum memutuskan tindakan
tersebut,” katanya.
Dalam rapat hari ini, sempat pula beredar kabar bahwa akan ada 5 kepala
negara yang akan membawa pesawat kepresidenan tersendiri, di luar tujuh
flight yang disiapkan untuk mengangkut delegasi.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Panlok Provinsi, Wagub Numan Abdul Hakim
menyatakan bahwa hal tersebut kemungkinan sulit dilakukan mengingat
kapasitas apron di Bandara Husein Sastranegara terbatas kendati telah
dikembangkan. Hanya saja, dia mengaku akan menyiapkan apron milik PT
Dirgantara Indonesia.( dwi setiady/Cn07 )
Hanya pengguna yang terdaftar yang boleh menulis komentar. Silahkan login atau daftar. Powered by AkoComment 2.0! |
|
|
|
|
|
| AWI: Angklung Web Institute © 2007
center of knowledge and competence of angklung
service@angklung-web-institute.com
|
|
|