|
 |
| |
| Tuesday, 06 January 2009 |
Mail to AWI: service@angklung-web-institute.com |
|
|
Who's Online |
|
We have 33 guests online |
|
AWI Members |
 | 763 registered |
 | 0 today |  | 4 this week |  | 48 this month |  | Last: sk8gr8 | |
|
AWI WebStat |
Members: 764
News: 658
WebLinks: 7
|
|
|
|
|
JATUH CINTA PADA ANGKLUNG (Pikiran Rakyat, 24 Maret 2006) |
|
|
|
Written by Budi Supardiman
|
|
Friday, 24 March 2006 |
SEJAK dipercaya menempati posisi menjaga gawang Persib, otomatis waktu
Kosin Hathairattanakool banyak dihabiskan di lapangan, baik latihan
maupun bertanding. Namun, di sela-sela kesibukan tersebut, penjaga
gawang asal negeri "Gajah Putih" Thailand ini, masih sempat bertandang
ke Saung Angklung Udjo (SAU) di Jalan Padasuka.
Pertama kali turun dari kendaraan yang membawanya ke SAU, Kosin sempat
tertegun beberapa saat. Pandangannya tertuju ke rimbunnya pohon bambu
berwarna hitam. Namun, beberapa saat raut wajahnya berubah diiringi
senyum. "Beautiful music! (Musik yang indah-red.)," ucapnya, saat
mendengar alunan musik angklung dimainkan anak-anak usia balita hingga
belasan tahun, setiap sore menjelang petang.
"Saya baru tahu kalau Saung Angklung Udjo begitu nyaman, belum lagi
orangnya ramah-ramah. Kalau tidak diajak ke sini, mungkin saya tidak
akan tahu," ungkapnya, seraya pandangannya terus mengitari setiap sudut
yang melulu bambu.
Ditanya mengenai musik angklung yang diberikan oleh Taufik "Udjo"
Hidayat sebagai kenang-kenangan, dikatakan Kosin, angklung sebagai alat
musik sangat sederhana dari sisi bentuk maupun bahannya. "Meskipun
terbuat dari bambu dan bentuknya sangat sederhana, musik yang
dihasilkannya sangat merdu dan indah, membuat kita betah berlama-lama
mendengarnya," ujarnya.
Bahkan, kalau jadwal kegiatan dirinya tidak padat, Kosin ingin
berlama-lama berada di Saung Angklung Udjo, untuk mendalami dan bermain
angklung bersama.
Ibarat dirinya yang saat ini tengah menjalani kontrak dengan Persib
Bandung, Kosin ingin tampil sederhana, apa adanya mempertahankan dan
membela timnya. Namun, penuh rasa tanggung jawab dan berkorban sekuat
tenaga. "Saya akan bersikap profesional di tim, di mana saya bermain.
Tapi, di Persib ini terasa sangat lain, orangnya ramah penuh rasa
kekeluargaan dan saya dianggap seperti keluarga. Seperti angklung ini,
sangat sederhana diterima dan mampu dimainkan
Only AWI Member can write comments. Please login or register. Powered by AkoComment 2.0! |
|
|
|
|
|
| AWI: Angklung Web Institute © 2007
center of knowledge and competence of angklung
service@angklung-web-institute.com
|
|
|