|
 |
| |
| 2013ǯ May 21Æü Tuesday |
Mail to AWI: service@angklung-web-institute.com |
|
|
Who's Online |
|
54 ¿Í¤Î¥²¥¹¥È ¤¬¥ª¥ó¥é¥¤¥ó¤Ç¤¹¡£ |
|
AWI Members |
 | 3722 registered |
 | 1 today |  | 9 this week |  | 251 this month |  | Last: opegotrosse | |
|
AWI WebStat |
ÅÐÏ¿¥á¥ó¥Ð¡¼¿ô: 3724
ÅÐÏ¿µ»ö¿ô: 711
ÅÐÏ¿WebLink¿ô: 7
|
|
|
|
|
KELUARGA PADUAN ANGKLUNG SMA3 BANDUNG JUARA I FESTIVAL POLANDIA (SMA3 Bandung.net, 27 Agustus 2004) |
|
|
|
Åê¹Æ¼Ô Ifah Hanifah AWI
|
|
2004ǯ August 27Æü Friday |
Selamat! Keluarga Paduan Angklung SMAN3 (KPA3) Bandung telah berhasil
mendapatkan 2 penghargaan sekaligus, yaitu gelar juara ke-1 dalam
kategori grup musik pada Festival Zakopane XXXVI 2004 di Polandia dan
solis (penyanyi solo) Adi Nugroho (alumni) meraih gelar juara ke-2
dalam kategori solis.
KPA3 mewakili Indonesia pada festival tahun ini. Festival Zakopane
termasuk folklore festival tertua di Eropa. Festival yang diikuti 16
negara ini berlangsung selama bulan Agustus 2004.
Hal ini
membuktikan bahwa musik angklung sudah diakui oleh masyarakat Eropa.
Selama kunjungannya ke beberapa kota di Eropa mulai dari Bremen,
Brussel, Paris, Aberdeen (Inggris), Praha (Ceko) dan Polandia,
mendapatkan sambutan penonton yang luar biasa. Kegiatan yang diberi
nama Expand The Sound of Angklung 2004 ini akan mengadakan konser
terakhirnya di Munchen.
Sekali lagi, selamat kepada prestasi
yang diraih KPA3, meskipun organisasi yang "hanya sekelas"
ekstrakurikuler, tapi dalam hal meraih prestasi, harus
setinggi-tingginnya.
detikcom - Jakarta, Tinta emas telah
ditorehkan anak-anak Bandung pada Festival Rakyat di Zakopane,
Polandia. Keluarga Paduan Angklung SMAN 3 Bandung (KPA 3) berhasil
meraih juara pertama untuk kategori "Group of Musicians".
Dalam
festival rakyat yang berlangsung sejak 20 Agustus hingga 28 Agustus
2004 ini, KPA 3 berhasil menyisihkan peserta dari 17 negara di dunia.
Prestasi mengagumkan juga ditoreh solois, Adi Nugroho, yang meraih
medali perak untuk kategori penyanyi solo.
Pada setiap
penampilannya, grup angklung yang dikonduktori oleh Meliza Miranda
Widyasari senantiasa membuat decak kagum penonton dengan lagu-lagu dan
tarian yang dibawakannya. Tak heran para penonton selalu meminta
"encore" lagu tambahan pada setiap akhir penampilan mereka.
Kegemilangan
KPA 3 mencapai puncaknya ketika pada malam penutupan festival. Tim juri
yang beranggotakan 7 negara menganugerahkan "Audience Prize" kepada KPA
3.
Keikutsertaan KPA 3 pada festival rakyat di Polandia ini
merupakan salah satu rangkaian muhibah budaya mereka selama 40 hari ke
enam negara di Eropa. Tur ini bertajuk "Expand the Sound of Angklung"
(ESA '04). Selain Polandia, KPA 3 juga mengikuti dua buah festival
rakyat berskala internasional di Aberdeen, United Kingdom dan Cerveny
Kostelec, Republik Ceko.
Di samping mengikuti
festival-festival rakyat, KPA 3 juga mengadakan konser-konser angklung
di beberapa kota Eropa seperti, Bremen, Berlin, Brussels, Vert-Le-Petit
(Paris), Praha, dan Munich.
Namun di balik kesuksesan yang
diraih KPA 3 di atas panggung, ternyata kelompok angklung dengan
personil belia ini dililit masalah finansial yang cukup serius. Mereka
sempat terancam gagal berangkat ke Eropa karena tidak mendapat dana
dari sponsor.
"Saat grup akan berangkat, kami defisit 22.000,-
Euro. Setelah menghutang ke sana-kemari, akhirnya defisit bisa ditekan
menjadi 14.000,- euro," ungkap Maulana M. Syuhada sebagai Ketua
Rombongan KPA 3 dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (31/8/2004).
|
|
|
|
|
|
| AWI: Angklung Web Institute © 2007
center of knowledge and competence of angklung
service@angklung-web-institute.com
|
|
|