|
Kalo mau liburan keluar negeri gratis, salah satunya bisa dengan
jalan jadi anggota Ekskul Angklung SMA 3 Bandung. Nggak sia-sia deh nih
ekskul rajin latihan menggoyang-goyang bambu!
Serius lo? Yo’i!
Soalnya ekskul angklung SMA 3 Bandung bisa diundang ke Eropa untuk
sebuah misi kesenian. Man, dengan modal angklung, lo bisa keliling
Eropa!!!
Orang kata, kesenian asli daerah kita udah mau punah. Tapi silakan
dateng ke SMA 3 Bandung. Di sana lo bisa liat dimana ekskul yang sangat
Jawa Barat bisa jadi maju gara-gara kegigihan anak-anaknya. Beberapa
hari yang lalu, Hai iseng-iseng berkunjung ke SMA 3 Bandung buat
ngeliat kegiatan mereka selama liburan. Begitu masuk ke gedung SMA ini
yang udah pasti tua umurnya ini (udah ada dari jaman Belanda jack!),
terdengar sayup-sayup suara angklung dimainkan di sebuah kelas. Brrrrrr!
Kontan suara itu langsung bikin bulu kuduk berdiri.Abis, sekolah yang
udah kosong gara-gara liburan itu, mendadak banyak suara angklung
membahana. Mana gedung tua lagi! Jangan-jangan ada hantunya? Ah,
untung nggak ikutan sok parno kayak sajian acara reality show setan di
TV. Selidik-punya selidik ternyata kelas tadi dipake anak ekskul
angklung yang lagi pada latihan. Nggak cuma angklung. Ada juga yang
nari-nari dengan lemah gemulai. Gilee! hari-hari liburan mereka masih
pada latihan lho! Rajin amat ya? "Kita ini lagi persiapan buat
konser di ke Eropa, dengan menggunakan angklung sebagai seni Jawa
Barat. Terus di mix dengan lagu-lagu jazz serta lagu daerah dari
seluruh Nusantara," jelas Arman selaku ketua rombongan. Wah.....konser!
Kita aja punya band kerjanya latihan mulu di studio, nggak
manggung-manggung! Yang dibilang Arman sebagai konser tentunya
bukan konser musik rock seperti bayangan kita. Tapi konser ini adalah
konser pertukaran budaya antar dunia yang digelar dari tanggal 24 Juli
sampai 28 Agustus di enam kota di Eropa. KOLABORASI ALAT Keberhasilan
mereka diundang sampai mancanegara, nggak lepas dari kemampuan mereka
mengemas ekskul angklung ini menjadi asik diikuti. Tau sendiri deh,
temen-temen kita kan taunya cuma four pieces band yang terdiri dari
vokal, gitar, bas dan drum. Jadi sama yang namanya alat musik
tradisional, mereka pastinya udah nggak konek. Nah, ekskul
angklung SMA 3 Bandung ini punya cara yang asik supaya kegiatannya ini
banyak diminati temen-temennya. Caranya, mereka mengkolaborasikan
berbagai jenis alat musik dengan angklung sebagai musik utamanya. So,
yang bisa gitar nggak masalah kalo mau ikutan. Tinggal genjreng aja,
nanti disautin kok sama angklung. Jadi alat musik pengiringnya boleh
macem-macem, tapi yang utama tetep angklung. Lagunya juga bisa
macem-macem. Kalo bosen sama lagu daerah, lagu pop dari band ngetop
kayak Sheila On 7 juga bisa dimainin! Udah gitu, ekskul angklung
yang punya nama lengkap Keluarga Paduan Angklung SMU Negeri 3 (KPA 3)
ini punya satu ciri yang ternyata jadi daya tarik calon anggotanya.
Yaitu, nggak ada masa orientasinya. Wuaaah! itu emang yang
ditunggu-tunggu! Soalnya, nggak jarang masa orientasi ekskul itu lebih
sadis dari MOS-nya sendiri. Makanya nggak heran kalo keberadaan
KPA 3 ini langsung tercium oleh sponsor-sponsor yang ingin "memamerkan"
mereka di manca negara. Negara-negara di Eropa Timur yang emang haus
akan kebudayaan negara-negara Asia menjadi pihak yang paling nafsu
untuk menyaksikan aksi mereka. Bak gayung bersambut, KPA 3 pun
akhirnya memperoleh sponsor penuh dari negara-negara tersebut. Semua
biaya mereka dari mulai keberangkatan sampai uang saku selama satu
setengah bulan ditanggung pihak sponsor. Edan....dan itu berkat jasa
angklung!! Mereka memulai tur di Jerman dengan show di 4 kota
yaitu Bremen, Berlin, Hamburg, dan Muenchen. Selanjutnya masuk ke
negara fashion Prancis, Belgia, Ceko, dan terkahir ke Polandia. Wah,
kalo pulang oleh-olehnya apaan aja tuh? Kepergian mereka yang
agak mengganggu kalender sekolah dan bakal ketinggalan banyak
pelajaran, ternyata juga dibiarkan pihak sekolahnya sendiri. Menurut
anggotanya, Kepala Sekolah mendukung penuh kepergian mereka ke Eropa
demi membawa nama negara. Ya iyalah! Eropa gitu lho! "Kami harus
tetap bisa konsen dengan konser yang sebentar lagi bakal diadain. Trus
nasibnya pelajaran sekolah, yaa dinomor duain dulu buat sementara,"
ujar Halida waktu ditanya Hai waktu masih latihan di sekolah . Oh, iya!
Pas tulisan ini dibuat, mungkin mereka sekarang sedang berada di
Prancis atau Belgia. TIKET SOLD OUT Kesempatan
mereka manggung di nagri ternyata nggak dateng begitu aja. Semua hal
yang mereka dapatkan itu tidak lain dari sebuah kerja keras yang
panjang. Total persiapan mulai dari nyari sponsor sampai nyiapin
performance diperlukan waktu satu tahun penuh. Untuk latihan aja,
mereka udah nyiapin dari bulan Desember. Pada masa latihan itu berarti
semua anggota udah harus lengkap mulai dari dari penari, pemain
angklung, kendang, organ, sampai vokalis. Alumnus pun berdatangan untuk
membantu mengajar Padahal kakak-kakak alumni ini juga udah pada sibuk
kuliah lho! "Kakak alumni lah yang mengaransemen semua lagu yang
akan dibawain. Dari koreografer tarian dampai musik. Pokoknya saya
bangga sama mereka," ceplos guru pembimbing seni SMU 3. Mau tau song list yang mereka bawain? Mereka
membawakan 40 lagu yang terdiri dari lagu-lagu daerah Indonesia dan
lagu-lagu jazz baheula yang sudah melegenda sampai sekarang. Nggak
ketinggalan juaga lagunya Josh Groban yang Raise Me up, serta
lagu-lagunya si cantik Mariah Carey. Semua itu dibawain dengan angklung
yang di-mix dengan berbagai macam alat seperti bass betot, organ, dan
kendang. Yang menyenangkan adalah begitu mendengar kabar dari
Jerman. Rata-rata, tiket pertunjukkan mereka udah sold out! Not bad kan
for high school angklung player! Yang pasti itu merupakan berita
yang menggembirakan untuk 25 orang pemain serta 10 official SMA 3 yang
ikutan membawa nama Indonesia di sana. Sukses deh!
Yorgi Yusman |